WOC, Polisi Siagakan 7.578 Personel
- Monday, May 11, 2009, 20:11
- 155 views
- Add a comment
Guna mengamankan pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit, Polda Sulut telah menyiapkan 2.578 personel termasuk kiriman dari Mabes Polri. Namun demikian, jumlahnya bisa bertambah hingga 7.578 personel jika memang dibutuhkan. Demi-kian penyampaian Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Bekto Suprapto kepada wartawan usai gelar pasukan pengamanan WOC, di lapangan basket Megamas, akhir pekan lalu.
Sedangkan untuk mengantisipasi penyusupan sejumlah wilayah perbatasan, sejak dua bulan lalu telah dijaga ketat baik Polri mau pun TNI. Sementara itu di tempat pelaksanaan, penginapan peserta maupun tempat hiburan dan rekreasi, didirikan posko-pos-ko pengamanan untuk meng-antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama, seperti teror, teror bom, penyanderaan, kejahatan konvensional, unjuk rasa mau pun penculikan yang ingin menggagalkan pelaksanaan WOC.
Sementara kepada jajarannya, kapolda berpesan agar dalam bertugas mereka diharapkan mempersiapkan mental dan fisik serta disiplin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada delegasi demi terciptanya keamanan dan ketertiban, serta kelancaran seluruh kegiatan. Selain itu, mereka juga dimin-takan untuk menghindarkan diri dari tindakan yang tidak simpatik dan arogan yang tidak mencerminkan tindakan sebagai pelindung, pengayom dan dan pelayan masyarakat.
Para petugas juga harus meningkatkan kewaspadaan dari masuknya orang-orang yang akan mengganggu suksesnya WOC. Karenanya dalam menghadapi situasi emergency mereka hendaknya bertindak responsif, cepat, efektif dan tegas dengan memberdayakan peralatan utama Polri seperti helikopter, kapal laut dan tetap selalu waspada.
Soal pengamanan kepala negara, kata kapolda, dalam hal ini polisi hanya membantu karena sesuai undang-undang hal tersebut merupakan kewenangan Paspampres. “Dalam hal ini kita tetap saling koordinasi saling bantu dan saling mendukung,” tukasnya sembari memintakan kepedulian masyarakat se-perti halnya pembatasan kendaraan motor selama 10 hari ini. Di mana lewat WOC ini, kata Bekto, masyarakat internasional bisa tahu ada Kota Manado yang sejarahnya dari dulu adalah tempat aman dan saling rukun dan damai.
Secara terpisah Kepala Kanwil Bea Cukai Sulawesi, Teguh Indrayana menyatakan untuk pelaksanaan WOC ini mereka menerjunkan 60 personel yang akan bertugas di Ban-dara Sam Ratulangi serta sedikitnya empat anjing pelacak untuk membantu petugas mengendus narkotika mau pun senjata api. “Kita hanya khusus di bandara. Kalau di tempat umum itu tugas polisi,” katanya yang sengaja datang khusus dari Makassar untuk memantau langsung tugas aparatnya dalam pelaksanaan WOC ini.
